Berita

Hari Kedua MPLS, SMA Negeri 1 Kota Mungkid Tekankan Pembentukan Karakter dan Kesadaran Lingkungan

Kota Mungkid – Selasa, 15 Juli 2025, kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Kota Mungkid memasuki hari kedua dengan semangat yang tak kalah dari hari pertama. Sejak pukul 06.30 WIB, para peserta didik baru telah berkumpul di GOR sekolah untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang bertujuan membentuk karakter, menumbuhkan kesadaran, serta mengenal budaya sekolah.

 

Pada sesi awal, Bapak Budi Irawanto dari KODIM 0705 Magelang menyampaikan materi yang menggugah jiwa bertema character building. Dalam paparannya, beliau membahas pentingnya memiliki tujuan hidup, cara menghadapi luka dan trauma, hingga dinamika keluarga.

“Sosial media menjadi salah satu tantangan besar bagi generasi muda saat ini, apalagi banyak anak muda yang kehilangan esensi rumah,” ujar Bapak Budi.

Beliau juga menekankan pentingnya berdamai dengan diri sendiri melalui proses memaafkan dan mengampuni.

Materi dilanjutkan oleh Bapak Edy yang juga merupakan narasumber dari KODIM 0705 Magelang yang mengangkat tema pembinaan karakter, etika, serta penanaman nilai-nilai nasionalisme dalam kehidupan pelajar. Keduanya menyampaikan materi secara komunikatif, interaktif, dan menggugah semangat kebangsaan para siswa.

 

Selanjutnya, Ibu Siti Hudatul  M, S.Pd., M.Pd sebagai pembina Duta Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) memberikan penyuluhan terkait Sekolah Siaga Kependudukan. Ia menyoroti maraknya kasus kesusilaan dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, serta mengajak siswa untuk lebih bijak dalam bertindak.

“Kami ingin generasi muda menjauh dari hal-hal negatif dan membangun masa depan yang cerah,” tegasnya.

Tidak hanya fokus pada karakter, MPLS hari kedua juga menyoroti isu lingkungan melalui materi Adiwiyata yang disampaikan oleh Ibu Fatchiyatul Umah, S.Pd selaku pembina Duta Adiwiyata sekolah.

“Hambatan utama kami adalah kurangnya pemilahan sampah, meskipun sudah banyak siswa yang sadar dan turut menjaga kebersihan lingkungan,” jelasnya.

 

Materi terakhir disampaikan oleh Ibu Dra. Kusniani sebagai pembina duta Sekolah Ramah Anak (SRA) mengenai Sekolah Ramah Anak, yang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua siswa.

Antusiasme siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung.

“ Aku paling terkesan dengan materi character building. Aku jadi belajar cara memahami diriku dan menyusun tujuan hidup ke depan.”ungkap Alifia Dian Putri Hadiya dari Gugus Gatotkaca.

 

Dengan rangkaian kegiatan yang padat namun bermakna, hari kedua MPLS SMA Negeri 1 Kota Mungkid berhasil menanamkan nilai-nilai karakter, nasionalisme, serta kepedulian lingkungan yang akan menjadi pondasi penting bagi para siswa baru.

 

Tim liputan @jurnalistiksmansakokid:

Arcania Zerlin Agista XII B

Claresta Aulia Zahra XI A

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

Yang mungkin Anda sukai

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in:Berita