Kota Mungkid — Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80 tahun, SMA Negeri 1 Kota Mungkid menyelenggarakan berbagai kegiatan Pitoelasan sebagai bentuk partisipasi aktif dalam merayakan kemerdekaan. Pada Rabu, 20 Agustus 2025, puncak acara Pitoelasan dimeriahkan dengan kegiatan Kokid Ngepit. Seluruh siswa, guru, serta karyawan sekolah ikut bersepeda bersama-sama dengan penuh antusias.
Bagi peserta yang tidak memiliki sepeda, pihak sekolah menyediakan fasilitas penyewaan sepeda agar semua warga sekolah tetap dapat berpartisipasi. Hal ini membuat acara berjalan lancar tanpa kendala dan bisa dinikmati oleh seluruh peserta. Rute bersepeda dimulai dari Lapangan Upacara SMA Negeri 1 Kota Mungkid dan melewati beberapa jalan utama di sekitar sekolah.
Kegiatan Kokid Ngepit juga dibarengi dengan lomba sepeda hias. Sejak pukul 07.00 pagi, sepeda yang telah dihias para peserta diparkirkan di Lapangan Upacara SMA Negeri 1 Kota Mungkid untuk dinilai oleh dewan juri. Setelah penilaian selesai, peserta dengan sepeda hias berada di barisan paling depan saat kegiatan bersepeda dimulai, sehingga menambah semarak suasana dengan warna-warni kreasi mereka.

Ni’mannisa Muhammad, salah satu peserta aktif Kokid Ngepit dari kelas XII H, berpendapat, “Saya merasa senang dan antusias karena kegiatan ini memberikan pengalaman berharga, kesempatan, mempererat kebersamaan dengan teman-teman, dan yang paling penting, kegiatan ini juga menjaga kesehatan. Harapan saya, semoga Kokid Ngepit dapat terus dilaksanakan dengan lebih meriah, pesertanya semakin banyak, dan memberikan lebih banyak momen serta manfaat bagi semua.”
“Setelah bersepeda rasanya campur aduk, antara senang, seru, dan sedikit lelah, karena dirumah sering rebahan dan tidak melaksanakan olahraga, jadi kokid ngepit ini sangat bermanfaat. Harapannya semoga kokid ngepit berikutnya lebih seru dari tahun ini” ujar Rivanie Dwi dari kelas XI G, selaku peserta aktif dalam kegiatan kokid ngepit.
Pak Frengky selaku pembina kegiatan menjelaskan tujuan utama dari penyelenggaraan Kokid Ngepit dalam rangka Pitoelasan. “Tujuannya agar para siswa bisa berkontribusi dalam acara pitoelasan ini, salah satunya bekerja sama untuk memenangkan perlombaan,” ungkapnya.

Kegiatan ini dinilai dapat berkontribusi dalam membentuk karakter dan semangat nasionalisme siswa melalui kerja sama tim dan partisipasi aktif dalam perayaan kemerdekaan.
Mengenai evaluasi antusiasme dan partisipasi siswa dalam kegiatan Kokid Ngepit tahun ini, Pak Frengky memberikan respons positif. Untuk pengembangan kegiatan serupa di tahun mendatang, ia menyampaikan, “Nanti kami diskusikan lagi dari OSIS/MPK untuk mencari dan inspirasi dari siswa di sini, kira-kira lomba apa yang akan menarik untuk semua siswa.”
Dengan antusiasme yang tinggi dari seluruh warga sekolah, kegiatan Kokid Ngepit sebagai puncak acara Pitoelasan 2025 berhasil mempererat kebersamaan dan menjadi wadah yang tepat untuk merayakan kemerdekaan Indonesia sambil menjaga kesehatan melalui aktivitas bersepeda bersama.
Tim liputan @jurnalistiksmansakokid:
Alvi Mustovia (XII H)
Amartya Wanindya Kaaffah (XI G)









