Berita

Kembali Torehkan Prestasi Bidang Nonakademik, Siswa SMA N 1 Kota Mungkid Raih Medali Emas Pada POPDA Cabang Wushu

Kota Mungkid – Tak henti-hentinya, SMA N 1 Kota Mungkid kembali menorehkan prestasi dalam bidang nonakademik. Kali ini, Afgan Arwanyah dari kelas X-A berhasil menorehkan prestasi dengan meraih medali emas dalam cabang olahraga wushu kelas 52 kg pada POPDA (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) Kabupaten Magelang 2026. Pertandingan ini dilaksanakan di Gedung Desa Semali Salamkanci pada hari Kamis (12/02/2026) sampai hari Sabtu (13/02/2026).

Kemenangan ini tak akan dapat diraih oleh Afgan tanpa kerja keras dan dedikasinya yang tinggi. Afgan berlatih di sasana atau padepokan tempat dia berlatih wushu setiap minggunya. Dengan pengawasaan dan pembinaan dari guru pembina POPDA, Bapak Ikhsan Gunawan, S. Pd. yang hanya bisa memberikan dukungan penuh pada Afgan.

Afgan Arwanyah (X-A) sendiri mengakui bahwa penampilannya masih memiliki sejumlah kekurangan. “Yang perlu diperbaiki adalah basic pukulan, tendangan, dan bantingan yang masih harus ditingkatkan,” ujarnya. Meski begitu, ia menilai jalannya pertandingan berlangsung cukup adil dan kompetitif.

Wawancara dengan Afgan Arwanyah

Selain evaluasi teknis, ia juga menyoroti sistem pembinaan wushu pelajar yang dinilai belum maksimal. “Pembinaan wushu pelajar belum mampu mencetak atlet berprestasi tanpa mengorbankan pendidikan,” ungkapnya. Menurutnya, diperlukan kebijakan yang memberi ruang bagi atlet untuk tetap fokus berlatih tanpa tertinggal pelajaran. “Saya berharap sekolah, pelatih, dan pemerintah memberi waktu latihan serta dukungan agar saya bisa meraih prestasi yang lebih tinggi,” tutupnya.

Bapak Ikhsan Gunawan, S. Pd. selaku pembina POPDA sangat bangga dengan prestasi yang telah Afgan torehkan. Beliau dan pihak sekolah hanya bisa memberikan dukungan dan dan memantau perkembangan Afgan terutama dalam bidang wushu, agar prestasi yang telah di raih oleh Afgan dapat terus di kembangkan. “Karena anaknya berprestasi kami minta untuk tetap fokus di bidang wushu dan tetap menjalani latihan,” pesan beliau untuk Afgan.

Wawancara dengan Bapak Ikhsan Gunawan, S. Pd.

Keberhasilan Afgan dalam meraih medali emas di bidang wushu kelas 52kg tersebut tentunya bukan hanya mencerminkan keunggulan teknik dan mental saat bertanding, tetapi juga efektivitas saat berlatih. Tentunya efektivitas saat berlatih juga penting untuk mengatakan mental maupun teknik saat bertanding. Terutama pada cabang lomba individu yang mengandalkan diri sendiri. Peran pelatih juga sangat berpengaruh pada proses selama latihan, sehingga penting untuk mendengarkan instruksi dari pelatih dikarenakan pelatih lebih mengetahui potensi dan kelemahan dari musuh.

 

Tim Liputan @jurnalistiksmansakokid :
Atha Myiesha Gantari (X-J)
Adilla Regita Cahyani (XI-A)

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

Yang mungkin Anda sukai

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in:Berita