Kota Mungkid – Untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa-siswi di bulan suci Ramadan, OSIS dan Rohis SMAN 1 Kota Mungkid menggelar kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) pada hari Rabu, (19/03/2025) pukul 14.45 WIB s.d Kamis, (20/03/2025) pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI dan dilaksanakan di lingkungan sekolah, terutama GOR.
Mabit dengan tema “Cahaya Keimanan dalam Bingkai Kebersamaan” ini memiliki serangkaian kegiatan, di antaranya kajian Islami, buka bersama, sholat tarawih, Clash of Religion, sahur bersama, tadarus Al-Quran, senam, seminar, dan fun games. Serta, yang menjadi spesial pada mabit kali ini adalah kedatangan tamu istimewa yaitu Syekh M. Ziyad Hassouna dari Palestina dan M. Ilyas Nurul Haq, S.PSI, CPDP, seorang influencer.

Syekh M. Ziyad Hassouna, sebagai salah satu narasumber mengungkapkan kesannya yang diterjemahkan oleh Muhammad Busyro, “Tidak ada yang saya katakan selain mengucap MasyaAllah. MasyaAllah itu sudah cukup, karena di sini, madrasahnya MasyaAllah bagus dan adab siswa-siswinya juga bagus. Ketika ada muhadirat atau syekh berbicara di depan, mereka memperhatikan dan tenang, berbeda dengan sekolah lain. Saya terkesan sekali karena adab siswa-siswi di sini seperti mereka yang di Palestina dan Syam.”
Beliau meninggalkan pesan kepada siswa-siswi agar semangat belajar, belajar yang benar dan lurus untuk umat, agama, dan negara Indonesia. Beliau juga berpesan yang terakhir dengan mempelajari Al-Qur’an. Siapapun hendaknya belajar Al Qur’an, entah itu membaca atau menghafalkannya, karena akan muncul barokah. Barokah di belajar, diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat.
Husna Salsabil Atikah dari kelas XI D sebagai ketua panitia mengatakan, “Persiapan yang dilakukan dimulai dari perencanaan, menentukan kegiatan, teknis sampai pembicara dan lainnya. Kami juga melakukan rapat dengan teman-teman panitia dari OSIS, Rohis, dan pembina juga pencarian sponsor dan menentukan beberapa vendor untuk kegiatan. Kalau untuk kendala, pasti setiap event ada rintangan tersendiri. Kegiatan ini mungkin kendalanya komunikasi, ya. Karena waktu Ramadan ini pembelajaran tidak full di sekolah.”

Budi Ilmawan, S.Pd. selaku pembina Rohis menyampaikan bahwa, “Kita memberikan konten-konten yang secara spiritual memang dibutuhkan oleh anak-anak hingga mendatangkan salah satu pembicara hebat dari Palestina dengan tujuan menginspirasi dan menghindarkan anak-anak dari kegiatan yang tidak produktif,”
“Setelah kegiatan ini selesai, diharapkan dapat menambah pengalaman panitia tentang mengelola sebuah event. Dan semoga para peserta juga semakin terinspirasi dan tergerak untuk menghadapi masalah yang sedang dilalui dengan mendekatkan diri kepada Allah.” Tambahnya.
Salah satu peserta dari kelas XI E, Essensiana Tsaqifeisha menyampaikan kesannya ketika mengikuti mabit, “Secara pribadi berkesan banget, soalnya kedatangan pembicara yang keren-keren. Ilmu dapat moment juga dapat. Dan kegiatannya pun tidak terlalu padat jadi masih bisa kumpul-kumpul, bincang-bincang sama teman.”
Tim Liputan @jurnalistiksmansakokid:
Intan Sekar (XI E)
Nur Aeni (XI G)









