Berita

MPLS Hari Kelima SMAN 1 Kota Mungkid Meriah dengan Demo Ekstrakurikuler dan Kunjungan Stand

KOTA MUNGKID — Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kelima di SMAN 1 Kota Mungkid yang berlangsung pada Jumat (18/7/2025) berlangsung meriah. Kegiatan dimulai sejak pagi dengan pengondisian peserta di GOR sekolah, kemudian dilanjutkan dengan penampilan demo dari berbagai ekstrakurikuler.

 

Penampilan pertama dibuka oleh Palang Merah Remaja (PMR) yang menampilkan senam cuci tangan sebagai bentuk edukasi kesehatan dasar. Disusul oleh Pasukan Khusus Baris-Berbaris PASKUBARA yang memukau dengan gerakan PBB dan variasi formasi berjudul Pahlawan Nusantara.

 

Penampilan ketiga dari GSVS (Gita Svara) yang menyanyikan lagu daerah berjudul Sentir Lengo Potro. Kemudian dilanjutkan oleh Rohis (Rohani Islam) dengan hadroh dari grup Atlub Syafa’ah yang membawakan lagu Serat Penjajah, Tombo Ati, dan Ahbab Rosulilah.

English Club tampil dengan dance energik diiringi lagu Baby dari Justin Bieber. Penampilan keenam datang dari Jurnalistik, yang menampilkan drama tentang tahanan yang dikejar reporter, kemudian dilanjutkan dengan dance diiringi lagu Tujuh Belas oleh Tulus.

 

Sebagai penutup, Dewan Ambalan (DA) tampil memukau dengan dance semaphore, tari tradisional Tanjung, serta memamerkan karya ogoh-ogoh yang menjadi simbol semangat seni dan kreativitas anggota pramuka.

 

Setelah demo ekstrakurikuler, kegiatan berlanjut dengan penyampaian materi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah. Selanjutnya, peserta MPLS diberi kesempatan mengunjungi stand-stand yang telah disiapkan oleh setiap organisasi, sub-organisasi, dan ekstrakurikuler di GOR sekolah.

Caitrasakha Rainer Nurrafi Murdono, salah satu anggota GSVS, juga menyampaikan antusiasmenya dalam mengikuti demo ekstrakurikuler hari itu. Ia mengungkapkan bahwa persiapan untuk penampilan membutuhkan waktu sekitar tiga hari. 

 

“Tantangan terbesarnya adalah menjaga kesehatan suara. Banyak pantangan yang harus dihindari, seperti tidak boleh makan gorengan, minum es, dan lainnya,” jelas Caitrasakha.

 

GSVS menargetkan setidaknya 30 peserta baru untuk bergabung tahun ini. Namun, antusiasme yang tinggi dari siswa baru membuat jumlah pendaftar sudah melampaui angka 60 orang.

 

Disisi lain, Arcania Zerlin Agista, perwakilan dari Dewan Ambalan (DA). Ia menyampaikan bahwa demo ekstrakurikuler menjadi momen penting untuk menarik minat peserta didik baru agar bergabung dengan DA. Dalam demo tersebut, DA menampilkan performance semaphore, ogoh-ogoh, dan tari tradisional Tanjung sebagai bentuk pengenalan kegiatan.

“Untuk teman-teman yang masih ragu, tidak usah ragu. Karena di DA, kita sama-sama belajar dan tidak harus langsung bisa. Organisasi adalah tempat untuk belajar, mengeksplor diri, dan mencari jati diri. Juga, di masa SMA inilah waktu yang tepat untuk mengumpulkan pengalaman,” tutur Arcania dengan semangat.

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keanggotaan di Dewan Ambalan  juga tentang membangun karakter melalui berbagai kegiatan. Di antaranya adalah loka praja, PTA, dan pengelolaan Kemah Besar —yaitu event-event yang dirancang untuk melatih manajemen waktu, solidaritas, serta kerja sama tim antar anggota.

 

Peserta MPLS pun turut memberikan kesan positif terhadap rangkaian demo ekstrakurikuler yang ditampilkan. Salah satunya adalah Indira Carissa Nabila, peserta dari gugus Wisanggeni, mengaku telah mengunjungi seluruh stand organisasi dan ekstrakurikuler yang ada.

 

Salah satu penampilan yang paling berkesan baginya adalah dari ekstrakurikuler Jurnalistik. “Melihat penampilan dari Jurnalistik buat aku merasa kalau masa SMA itu sangat seru,” ungkap Indira dengan antusias.

Sementara itu, Muhammad Riyad Hasanudin dari gugus Pancawala juga menyatakan ketertarikannya terhadap beberapa organisasi dan ekstrakurikuler yang tampil dalam demo hari kelima MPLS SMAN 1 Kota Mungkid.

 

“Kalau menurut saya, organisasi yang menarik dan seru itu OSIS dan MPK, lalu untuk ekstrakurikuler yang menarik ada Jurnalistik, Paduan Suara, Paskubara, dan Rohis. Tapi stand yang paling keren, kreatif, dan bagus menurut saya adalah Dewan Ambalan,” ungkapnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa berorganisasi di masa SMA memiliki peran penting dalam membentuk pengalaman dan keterampilan sosial. “Menurut saya, berorganisasi itu penting karena nanti setelah lulus kita bakal punya bekal dan pengalaman untuk ke jenjang selanjutnya yang pastinya juga akan berorganisasi kembali,” jelasnya.

 

Menurut Bapak Maksum Fuadi S.Pd, demo ekstrakurikuler sangat penting karena dengan adanya kegiatan ini para peserta MPLS menjadi semakin tahu ekstrakurikuler yang ada di SMA ini, seperti apa  ekstrakurikuler tersebut, dan bagaimana kedepannya. Sehingga menarik peserta untuk mengikuti ekstrakurikuler dan memberi ruang yang positif untuk mereka berkembang. Penampilan yang ditampilkan oleh setiap organisasi/ekstrakurikuler sangat luar biasa, dan momen inilah yang sangat dinanti-nantikan untuk melihat kreativitas mereka.

Beliau juga mengatakan persiapan dari panitia sangat luar biasa dengan adanya perubahan rundown yang mendadak dari dinas. Namun sangat disayangkan, ada beberapa stand dari organisasi/ekstrakurikuler yang mengikuti demo saat beliau berkunjung pada pukul 7 WIB ada yang belum siap. Sehingga membuktikan bahwa ada yang perlu dibenahi, baik dari segi kekompakan dan kesiapan para anggota organisasi/ekstrakurikuler dalam mengikuti kegiatan ini. 

 

“Semoga ditahun berikutnya, pelaksanaan kegiatan ini lebih terkonsep lagi dan perlu diberikan unsur kreativitas agar tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Mungkin diangkatan 27, akan lebih wow ketika dikemas menjadi lebih kreatif dan tidak hanya sebatas melakukan langkah yang sama disetiap tahunnya,” harapan Pak Maksum

 

Kegiatan MPLS hari kelima ini menjadi momen yang menyenangkan dan berkesan bagi peserta baru, sekaligus menjadi ajang promosi kreatif bagi ekstrakurikuler di SMAN 1 Kota Mungkid.

 

Tim Liputan @jurnalistiksmansakokid

Prabadika Gafar Al Magdi (XI A)

Nadhifa Grayselda Bana (XI B)

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

Yang mungkin Anda sukai

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in:Berita