Berita

Paskubara Mengajar, Membangun Karakter Pelajar Melalui Edukasi Interaktif

Kota Mungkid — Program Paskubara Mengajar kembali dilaksanakan oleh anggota Paskubara 014 pada Selasa, 13 Januari 2026. Kegiatan ini bertempat di SD Negeri Tanjungsari 1, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, dengan melibatkan siswa-siswi sekolah tersebut sebagai peserta utama dalam kegiatan pembelajaran yang bersifat edukatif dan berorientasi pada pembangunan karakter.

Ketua Paskubara 014, Raafa Anugrah Afriyudha U. (X-I), menyampaikan bahwa kegiatan Paskubara Mengajar merupakan bagian dari program pra-Paskubara Mengajar yang dirancang secara edukatif, interaktif, dan menyenangkan. “Kegiatan ini kami kemas agar anak-anak bisa belajar dengan suasana yang menyenangkan melalui pembiasaan hidup bersih, senam sehat, kegiatan adiwiyata, serta berbagai permainan yang melibatkan kerja sama,” ujarnya.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan Tata Upacara Bendera (TUB) sebagai upaya menanamkan sikap disiplin dan tanggung jawab sejak dini. Raafa menambahkan bahwa perbedaan karakter dan tingkat konsentrasi anak-anak menjadi tantangan dalam pelaksanaan kegiatan. “Kami berusaha menyikapinya dengan pendekatan yang lebih sabar dan menyesuaikan metode penyampaian agar anak-anak tetap fokus dan antusias mengikuti kegiatan,” jelasnya.

Sementara itu, Pembina Paskubara 014, Bapak Maksum Fuadi, S.Pd., menegaskan bahwa Paskubara Mengajar memiliki tujuan utama untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan memberikan ilmu yang bermanfaat bagi anak-anak. “Fokus kami adalah mengajarkan anak-anak agar peduli terhadap lingkungan dan masyarakat, sekaligus membekali mereka dengan nilai-nilai positif melalui kegiatan yang sederhana namun bermakna,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bapak Maksum juga menyampaikan bahwa pembina senantiasa mendampingi anggota Paskubara dalam setiap tahapan kegiatan. “Kami mendukung anak-anak mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan. Paskubara Mengajar ini sudah terlaksana delapan kali dan diharapkan dapat terus berjalan secara konsisten agar memberi dampak positif yang berkelanjutan bagi peserta didik dan masyarakat,” imbuhnya.

Kegiatan Paskubara Mengajar diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran karakter yang efektif sekaligus mempererat hubungan antara pelajar dan masyarakat.

Tim Liputan :@jurnalistiksmansakokid
– Alfreda Carissa Tsany (XI-D)
– Desi Nur Hidayah (X-I)

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
1
Not Sure
0
Silly
0

Yang mungkin Anda sukai

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in:Berita