Kota Mungkid — SMA Negeri 1 Kota Mungkid menggelar Aksi Bergizi dan skrining kesehatan bagi siswa baru kelas X pada Senin (27/7/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengetahui kondisi kesehatan siswa sejak awal sekaligus mendukung kelancaran mereka dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan sambutan dari pihak terkait. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan senam bersama yang diikuti oleh seluruh siswa. Selain menjalani pemeriksaan kesehatan, siswa juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan.

Setelah senam, pihak puskesmas memberikan sosialisasi mengenai kesehatan dan penerapan pola hidup sehat. Siswa kemudian diarahkan untuk sarapan menggunakan bekal yang dibawa dari rumah serta mengonsumsi tablet tambah darah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membiasakan siswa memperhatikan asupan gizi dan menjaga kesehatan tubuh.
Skrining kesehatan dilanjutkan dengan pengukuran tinggi dan berat badan, pengambilan sampel darah untuk mengetahui kadar hemoglobin (Hb), pemeriksaan mata, serta pemeriksaan telinga. Kegiatan pemeriksaan tersebut melibatkan Palang Merah Remaja (PMR) SMA Negeri 1 Kota Mungkid dan pihak puskesmas.

Melalui skrining kesehatan tersebut, pihak sekolah dan tenaga kesehatan dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi kesehatan siswa. Apabila ditemukan kendala kesehatan, hasil pemeriksaan dapat menjadi dasar untuk memberikan perhatian dan tindak lanjut sesuai dengan kebutuhan siswa.
“Tentunya untuk mengetahui kondisi fisik siswa baru agar nanti pembelajaran berjalan dengan lancar,” jelas Bu Haniah, salah satu guru pendamping siswa kelas X.

Selain memperoleh pemeriksaan kesehatan, siswa juga mendapatkan pengalaman baru melalui sosialisasi dan kegiatan pemeriksaan secara langsung. Salah satu siswa, Nasywa Marsa, mengaku mendapatkan pengetahuan baru setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kegiatan tersebut membuatnya semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan memperhatikan kondisi tubuh dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong siswa untuk menerapkan kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Pihak sekolah juga mengimbau siswa untuk menjaga kesehatan melalui kebiasaan sederhana, seperti mengatur waktu tidur, menjaga pola makan, beraktivitas fisik, dan memperhatikan kondisi tubuh.
Peran orang tua juga diperlukan dalam mendukung kebiasaan hidup sehat siswa. Dengan dukungan sekolah, tenaga kesehatan, dan orang tua, siswa diharapkan dapat menjaga kondisi kesehatan sehingga mampu mengikuti pembelajaran dan berbagai aktivitas sekolah dengan optimal.
Tim Liputan:
-Desilva Sekar Hayu (XI-E)
-Khoiri Agustina Sri Utami (XI-I)









