Berita

SMA Negeri 1 Kota Mungkid Gelar Sosialisasi Adiwiyata, Dorong Perilaku Peduli Lingkungan

Kota Mungkid – Dalam upaya memperkuat komitmen sebagai sekolah berwawasan lingkungan, SMA Negeri 1 Kota Mungkid menyelenggarakan Sosialisasi Adiwiyata pada Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang, Ibu Dian Wisma Prilyandari, S.Si., yang menyampaikan materi mengenai peran kader Adiwiyata serta pembuatan dan manfaat eco-enzyme.

Pembina Adiwiyata SMA Negeri 1 Kota Mungkid, Ibu Fatchiyatul Ummah, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mendorong perubahan perilaku seluruh warga sekolah agar lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah. Warga sekolah diimbau mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan membawa tempat makan dan tumbler dari rumah, serta membiasakan pemilahan dan pengolahan sampah.

Sebagai tindak lanjut, sekolah telah menyiapkan sejumlah program berbasis lingkungan. Salah satunya adalah Bank Sampah Sekolah, yaitu pengumpulan sampah anorganik bernilai ekonomis dari setiap kelas yang nantinya dapat dikonversi menjadi kas kelas melalui kerja sama dengan bank sampah mitra atau DLH.

Selain itu, sekolah merencanakan pengolahan sampah organik menjadi kompos secara berkala serta pengembangan budidaya maggot yang akan dilakukan bersama DLH Kabupaten Magelang. Program lainnya adalah Rabu Peduli Lingkungan, berupa pembiasaan aksi bersih-bersih selama 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Sekolah juga akan membentuk Kader Adiwiyata Kelas dengan mengangkat dua siswa dari setiap kelas sebagai penggerak kepedulian lingkungan. Para kader bertugas membantu mengawasi kebersihan serta mendorong pelaksanaan konservasi air dan energi, seperti mematikan lampu, kipas angin, dan proyektor ketika tidak digunakan.

Para siswa menyambut positif pelaksanaan sosialisasi tersebut. Khaza Safwah Azzahra, siswa kelas XI-D sekaligus salah satu peserta kegiatan, mengungkapkan bahwa materi mengenai eco-enzyme dan pemilahan sampah memberikan pemahaman baru tentang pentingnya melakukan aksi nyata untuk menjaga lingkungan.

Khaza berkomitmen mulai menerapkan kebiasaan hemat energi dan mengurangi penggunaan plastik di sekolah. Ia berharap program Adiwiyata dapat membentuk kesadaran seluruh warga sekolah secara alami tanpa paksaan sehingga kelestarian lingkungan SMA Negeri 1 Kota Mungkid dapat terjaga secara berkelanjutan.

Tim Liputan @jurnalistiksmansakokid
Happy Anggraeni (XI-A)
Adinda Aurel Ramadhani (XI-B)

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

Yang mungkin Anda sukai

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in:Berita