Kota Mungkid – SMA Negeri 1 Kota Mungkid menyelenggarakan rangkaian Workshop Sustainable Development Goals (SDGs) bertema pengembangan digital marketing dan content creation pada Selasa (8/9/2026). Kegiatan yang difasilitasi oleh mahasiswa dari Universitas Negeri Yogyakarta ini bertujuan membekali siswa dengan keterampilan dasar dan kecakapan hidup yang relevan di era digital.
Acara dibuka secara resmi dengan sambutan dari Ketua Panitia, Bapak Yusuf Mahabbah A., kemudian dilanjutkan dengan arahan serta motivasi dari Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kota Mungkid, Ibu Dyah Ratnaningrum, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, pihak sekolah menekankan pentingnya kreativitas dan pemanfaatan teknologi secara positif bagi generasi muda.

Pelatihan ini diikuti oleh 60 siswa yang antusias. Guna meningkatkan efektivitas pembelajaran praktik, seluruh peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil. Setiap siswa diharapkan dapat lebih fokus dalam menyerap materi, mulai dari strategi pemasaran digital hingga teknik pembuatan konten yang kreatif, inovatif, dan edukatif.
Dalam sesi materi pertama, narasumber Ibu Nurul Halimah memaparkan pentingnya penguasaan public speaking, content writing, hingga periklanan. Ibu Nurul menekankan bahwa kemampuan berbicara di depan umum dan mengemas konten secara menarik merupakan nilai tambah yang sangat penting bagi siswa, baik untuk persiapan memasuki dunia kerja maupun dalam pembuatan karya digital.

“Kunci membuat konten yang berbobot adalah menentukan konsep, tema, dan target audiens yang jelas sejak awal, lalu diimbangi dengan mengasah keterampilan editing,” ujar Ibu Nurul. Ia juga menyampaikan bahwa pembuatan konten bukan sekadar mencari popularitas, melainkan sarana memperluas wawasan, menambah jaringan pertemanan, dan membangun keberanian untuk berproses dari nol.
Sementara itu, panitia pelaksana dari PPL UNY, Ibu Melisa Sekarlina Putri Dayani, menjelaskan bahwa workshop ini dirancang agar para siswa tidak hanya memahami teori digital marketing, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk kemandirian finansial melalui karya visual dan penyuntingan video.
Sesi materi kedua berfokus pada teknik fotografi dan videografi yang dilanjutkan dengan praktik langsung. Meski sempat menghadapi tantangan teknis terkait keterbatasan alat, lima unit kamera yang tersedia dimaksimalkan untuk lima kelompok praktikum sehingga kegiatan tetap berlangsung interaktif dan kondusif.

Materi fotografi dan videografi ini memberikan sudut pandang baru bagi para peserta, salah satunya Happy Dwi Sabrina dari kelas X-I. Melalui sesi praktikum tersebut, para peserta menyadari bahwa menghasilkan karya gambar yang baik memerlukan perhitungan yang tepat dalam menentukan sudut pengambilan, pencahayaan, dan momen.
Tantangan utama yang dihadapi siswa di lapangan adalah menentukan sudut pengambilan gambar sehingga diperlukan beberapa kali percobaan pengambilan gambar. Meski begitu, para peserta sangat antusias menerapkan keterampilan fotografi dan videografi yang telah dipelajari guna meningkatkan kualitas dokumentasi dan publikasi berbagai kegiatan di masa mendatang.
Sebagai bentuk evaluasi dan tindak lanjut, setiap kelompok peserta ditugaskan untuk memproduksi video kreatif yang berfokus pada branding SMAN 1 Kota Mungkid.
Hasil karya dari lima kelompok tersebut nantinya akan dikompetisikan untuk menentukan tiga kelompok terbaik. Penghargaan bagi para pemenang rencananya diserahkan secara resmi pada momen Bulan Branding Sekolah. Melalui kegiatan ini, pihak sekolah dan panitia berharap para siswa semakin percaya diri untuk berani berbicara, berkarya, dan beradaptasi dengan dinamika industri digital masa depan.
Tim Liputan @jurnalistiksmansakokid
Aiesha Zahraa Khirania Hanggono (XI-A)
Zwetta Aliffya Bachtiar (X-I)









