Berita

MPLS Hari Ketiga SMA N 1 Kota Mungkid Tekankan Budaya Positif, Literasi Digital, dan Peran Duta Literasi

Kota Mungkid — Rabu, 15 Juli 2026. Hari ketiga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Kota Mungkid diisi dengan berbagai materi pembinaan karakter. Kegiatan yang dipusatkan di GOR sekolah ini bertujuan memperkenalkan lingkungan dan budaya sekolah kepada peserta didik baru. Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta didik kelas X.

Dalam kegiatan MPLS, peserta didik baru mengikuti materi Perilaku, Budaya, dan Disiplin Positif yang disampaikan oleh Bapak Maksum Fuadi, S.Pd. Materi ini menekankan pentingnya membangun sekolah yang aman, nyaman, dan ramah melalui penerapan tata tertib, kedisiplinan, serta pembiasaan sikap sopan santun, peduli kebersihan, saling menghormati, dan menjaga nama baik sekolah.
“Jadilah murid yang berkarakter, unggul, dan berbudaya.”

Materi berikutnya adalah pengenalan ekstrakurikuler oleh Ibu Fauzia Desi Astriani, S.Pd yang memperkenalkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan minat dan bakat peserta didik.

Penyampaian materi yang tidak kalah menarik yaitu pengenalan literasi digital oleh Bapak Tarsisius Joni Prasetya Wardana S.Pd. Beliau mengenalkan fasilitas yang bisa digunakan oleh para peserta didik ketika berkunjung ke perpustakaan serta mengenalkan Duta Literasi Sekolah sebagai penggerak literasi dan smart library yang dapat diakses secara digital.

Materi terakhir berjudul “Menjadi Sahabat Hebat” yang disampakan oleh Jasmine Khoirunnisa, melalui materi ini beliau mengingatkan bahwa di era sekarang koneksi kita luas tapi sahabat dekat hanya sedikit. Sahabat sejati adalah yang berbagi suka duka, saling percaya, dan memberi nasihat. Langkah praktisnya dimulai dengan hadir penuh, mendengar aktif, tulus, dan menguatkan teman. Penutupnya, peserta dudik diajak untuk tidak hanya mencari sahabat baik, tetapi mulai dari diri sendiri untuk menjadi sahabat terbaik.

Di akhir penyampaian, pemateri mengajak seluruh peserta didik menjadi peserta didik yang berkarakter, unggul, dan berbudaya sebagai wujud terciptanya lingkungan belajar yang positif.

Menurut Bapak Maksum Fuadi, S.Pd selaku panitia guru mengungkapkan, “Antusias siswa kelas X sudah tergolong baik walaupun perlu ditingkatkan.” Beliau juga menyampaikan bahwa semua materi yang disampaikan pada serangkaian MPLS sangat penting karena mengikuti panduan dari Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Sehingga diharapkan dapat mewujudkan sekolah yang aman, nyaman, dan berangkat senang pulang bahagia.

Cantika Indiani Sofyan yang merupakan salah satu panitia kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa MPLS adalah langkah awal untuk membentuk karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membantu peserta didik baru beradaptasi dengan budaya dan nilai-nilai yang ada di SMA Negeri 1 Kota Mungkid. Harapannya, mereka tidak hanya mengenal sekolahnya, tetapi juga merasa diterima dan siap menjalani proses belajar dengan semangat.

Cantika juga mengungkap bagaimana cara panitia menciptakan suasana MPLS yang tetap menyenangkan tetapi tujuannya pembelajarannya tetap tercapai. “Kami mengemas setiap kegiatan dengan konsep yang interaktif dan tidak monoton, seperti ice breaking, permainan edukatif, diskusi, serta penyampaian materi yang komunikatif. Selain itu, kami juga berusaha menciptakan suasana yang ramah sehingga peserta didik baru merasa nyaman untuk bertanya dan berpartisipasi. Dengan begitu, mereka dapat menikmati setiap rangkaian kegiatan tanpa mengurangi nilai dan tujuan pembelajaran yang ingin disampaikan,” Ungkapnya.

Kesan positif juga datang dari peserta didik baru. Banyak peserta mengaku senang mengikuti MPLS karena bisa beradaptasi lebih cepat.
“Yang pasti senang punya banyak teman baru, lingkungan baru, pengalaman baru, yang pasti hal baru,” ujar Fahmi Widyo Utama dari Gugus Literasi Digital.

Selain itu, materi literasi digital menjadi salah satu yang paling berkesan bagi peserta didik.
“Sejauh ini yang sama Mister Jon, yang literasi digital, karena pembawaannya seru, materinya mudah dimengerti, sama asik aja,” ungkap Fahmi.

Dengan semangat baru dan wawasan yang didapat, peserta didik baru diharapkan siap memulai tahun ajaran dengan budaya sekolah yang positif.

Tim liputan:
1. Eka Selly Nurul Sulistyo Waty XII F
2. Deska Natasya Amalia Azzahra XII G

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

Yang mungkin Anda sukai

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in:Berita