Berita

SMAN 1 Kota Mungkid Gelar Final Mas Mbak 2026, Kukuhkan 7 Pilar Branding Sekolah

Kota Mungkid – SMA Negeri 1 Kota Mungkid kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang berprestasi dan berkarakter melalui penyelenggaraan Final Mas Mbak KOKID 2026 pada Kamis (13/8) di GOR sekolah. Kegiatan yang dimulai pukul 12.40 WIB ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI, dan XII serta jajaran guru, menandai puncak dari rangkaian seleksi ketat yang telah berlangsung sejak beberapa minggu sebelumnya.

Acara final ini mempertemukan 14 finalis terbaik dari kelas X dan XI yang telah lolos dari tahap tes tertulis, wawancara, dan pembuatan video kreatif. Dalam sesi puncak, para finalis menampilkan bakat dan menghadapi sesi tanya jawab (QnA) berpasangan bersama dua juri, sebelum akhirnya diumumkan sebagai pemenang dengan gelar duta khusus: Duta Adiwiyata, Berintegritas, Sekolah Sehat, Cerdas Pangan, SRA, SSK, dan Duta Smansa Kokid.

Wakil Ketua Panitia Mas Mbak KOKID 2026, Anissa Makifatul Khukmiah (XII C), mengungkapkan bahwa tahun ini panitia menghadirkan sejumlah inovasi agar acara tidak monoton dan berbeda dari tahun sebelumnya. “Tantangan terbesar kami adalah menyusun proposal kerja yang inovatif tanpa meninggalkan esensi program. Kami juga memastikan koordinasi antarpanitia berjalan mulus melalui rapat intensif, karena komunikasi adalah kunci utama agar saat hari-H tidak terjadi miskomunikasi,” ujarnya.

Anissa menambahkan, harapan terbesar bagi para pemenang adalah mampu menjalankan tugas dengan amanah dan menjadi suri teladan bagi rekan-rekannya. “Semoga Mas dan Mbak Kokid terpilih bisa menjadi teladan yang menginspirasi teman-teman untuk ikut berkontribusi memajukan Smansa Kokid,” tegasnya.

Salah satu pemenang, Nizrina Khaela Titania (X B), Mbak Kokid 2026, membagikan pengalamannya selama seleksi. Menurutnya, tantangan terberat adalah saat unjuk bakat, ketika ia sempat merasa minder melihat kemampuan peserta lain. “Namun, saya belajar untuk tetap percaya diri dan yakin kalau bakat saya juga bagus di mata orang lain. Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa potensi bisa dikembangkan jika kita berani mencari kesempatan,” katanya.

Nizrina menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan program branding sekolah. “Tujuan acara ini bukan hanya mencari duta, melainkan menciptakan siswa penggerak yang bisa menjalankan 7 pilar branding Smansa Kokid. Saya berharap seluruh warga sekolah bisa bekerja sama mendukung program-program yang akan kami jalankan,” pungkasnya.

Sementara itu, Arka Aryasatya (X A), Mas Kokid 2026, menyoroti aspek manajemen waktu sebagai tantangan utama selama seleksi. “Kami harus menyiapkan semua tahap seleksi dalam waktu yang singkat, terkadang hanya dalam satu hari. Untuk itu, solusinya adalah mengatur jadwal dengan efektif dan tepat waktu,” jelasnya.

Arka juga menegaskan visinya untuk memperluas jangkauan branding sekolah. “Harapan saya, Smansa Kokid bisa dikenal lebih luas lagi, bahkan hingga tingkat nasional, melalui program-program inovatif yang melibatkan seluruh warga sekolah,” tambahnya.

Melalui ajang tersebut, SMAN 1 Kota Mungkid tidak hanya sekadar menggelar ajang pemilihan duta, tetapi juga membangun ekosistem pembelajaran yang holistik. Para pemenang diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mengedukasi teman sebaya tentang pentingnya integritas, kesehatan, ketahanan pangan, dan pelestarian lingkungan—sesuai dengan 7 pilar branding sekolah.

Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara OSIS, panitia, dan seluruh warga sekolah dalam mewujudkan visi “Smansa Kokid Berkarakter Luhur, Unggul, dan Berbudaya”. Dengan adanya duta-duta baru yang kompeten, diharapkan program-program unggulan sekolah dapat berjalan lebih terstruktur dan berdampak nyata bagi masyarakat sekitar.

Tim Liputan: @jurnalistiksmansakokid
Fani Silvia (X I)
Chayara Sachi Shaquilla (X E)

 

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

Yang mungkin Anda sukai

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in:Berita