Kota Mungkid – Ruang pertemuan SMAN 1 Kota Mungkid dipenuhi antusiasme peserta pada Selasa (6/5/2026) dalam kegiatan sosialisasi dan uji keamanan pangan yang menghadirkan narasumber dari BPOM. Kegiatan ini diikuti oleh duta cerdas pangan, pedagang sekitar sekolah, pengelola kantin, hingga pihak pengelola MBG sekolah.

Tidak hanya menerima materi mengenai keamanan pangan, peserta juga menyaksikan langsung pengujian beberapa sampel jajanan yang biasa dijual di lingkungan sekolah. Dari hasil pengujian tersebut, seluruh sampel dinyatakan aman dan memenuhi syarat untuk dikonsumsi. Hasil ini menjadi kabar baik sekaligus bukti bahwa lingkungan pangan sehat di sekolah dapat diwujudkan melalui pengawasan bersama.

Tim BPOM, Ibu Sri Hartanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelajar tentang pentingnya keamanan pangan agar dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun keluarga.
“Kami berharap adik-adik memahami pentingnya keamanan pangan dan dapat menularkannya kepada keluarga serta teman-temannya,” ujarnya.
Ia juga memperkenalkan program Saka POM yang mengajak generasi muda, khususnya Pramuka Penegak, untuk ikut berperan dalam pengawasan obat dan makanan melalui kegiatan edukasi serta pengujian sederhana.

Sementara itu, Tim Sekolah Cerdas Pangan, Bapak Langgeng, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah untuk mempererat kerja sama dalam penyediaan pangan aman di sekolah. Menurutnya, duta cerdas pangan nantinya akan menyebarkan edukasi kepada siswa lain melalui media menarik seperti infografis dan video reels.
Bapak Langgeng juga mengingatkan bahwa masih ada risiko jajanan yang mengandung zat berbahaya, seperti rhodamin B, maupun produk yang belum memiliki izin edar dan label resmi. Karena itu, siswa diharapkan lebih teliti dalam memilih makanan.
Salah satu peserta, Khansa Adara dari kelas XI A, menilai sosialisasi ini cukup efektif karena melibatkan seluruh pihak yang berkaitan dengan pangan di lingkungan sekolah.
“Uji sampel jajanan yang dilakukan BPOM menjadi bukti nyata bahwa pangan aman dapat diwujudkan,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar formalitas karena adanya komitmen bersama dari sekolah, pedagang, dan duta cerdas pangan untuk terus melakukan edukasi serta pengawasan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Kota Mungkid bersama BPOM menunjukkan komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan sadar akan pentingnya keamanan pangan.









