Kota Mungkid — Suasana hangat dan penuh apresiasi mewarnai kegiatan penyerahan buku antologi puisi kepada perpustakaan sekolah “Jaya Abhipraya” SMA N 1 Kota Mungkid pada hari Kamis (21/05/2026). Buku ini merupakan wujud nyata dukungan tim ekstrakurikuler jurnalistik terhadap perkembangan literasi sekaligus bentuk penghargaan atas kreativitas siswa dalam bidang sastra. Kehadiran buku antologi puisi ini diharapkan mampu memperluas wawasan pembaca serta mendorong siswa untuk lebih berani mengekspresikan gagasan dan perasaan melalui tulisan.
Proses penyusunan antologi dilakukan oleh tim penerbitan Jurnalistik SMA N 1 Kota Mungkid bersama para siswa yang terlibat dalam penulisan, pengumpulan, penyuntingan, hingga tahap penerbitan buku. Selama proses berlangsung, para siswa mendapatkan pengalaman baru dalam mengembangkan kemampuan menulis dan bekerja sama dalam sebuah tim kreatif.

Di balik proses penerbitannya, terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi, mulai dari menyesuaikan waktu dengan aktivitas sekolah hingga menyusun puisi agar memiliki makna yang kuat dan menarik dibaca. Meski demikian, seluruh tim tetap berkomitmen menyelesaikan karya tersebut dengan baik hingga akhirnya buku antologi puisi dapat diserahkan secara resmi kepada perpustakaan sekolah.
Dalam proses penerbitan buku antologi puisi, Prabadika Gafar Al Magdi dari kelas XI A menjelaskan bahwa tim penerbitan melakukan seleksi dan penyuntingan karya secara teliti agar puisi yang diterbitkan tidak hanya indah secara bahasa, tetapi juga memiliki makna yang kuat. Setiap karya ditinjau dari penggunaan diksi, kesesuaian tema, serta pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca.
Prabadika juga menjelaskan bahwa tantangan terbesar selama proses penerbitan berasal dari padatnya jadwal sekolah sehingga tim harus mampu mengatur waktu dengan baik agar penerbitan buku tetap sesuai deadline. Meski menghadapi perbedaan pendapat antar anggota, hal tersebut dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik. Ia juga menyampaikan bahwa pihak sekolah memberikan tanggapan positif dan mengapresiasi kreativitas serta kerja sama para siswa dalam menghasilkan karya literasi yang diharapkan dapat memotivasi siswa lain untuk terus berkarya.
Bapak Wahyu Langgeng Prasetyo, S.Pd., selaku pembina kegiatan pembuatan antologi puisi menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan agar dapat menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan perasaan melalui karya sastra. Puisi-puisi yang dimuat dalam buku tersebut merupakan hasil dari pelatihan penulisan puisi yang kemudian dicetak dan diserahkan kepada perpustakaan sekolah sebagai koleksi bacaan sekaligus sumber inspirasi bagi generasi berikutnya.
Ke depannya, beliau berharap kegiatan ini dapat melahirkan talenta-talenta baru di bidang sastra, khususnya untuk ajang FLS3N, serta mendorong lebih banyak siswa agar berani berkarya dan berpartisipasi dalam kegiatan sastra di sekolah.
Tim Liputan @jurnalistiksmansakokid:
Syifa Zahidah (XI B)
Atha Myesha Gantari (X J)









