Berita

Pelatihan Kurban Wujudkan Kepedulian, OSIS dan Rohis SMA Negeri 1 Kota Mungkid Gelar Kegiatan Idul Adha 1447

Kota Mungkid – OSIS dan Rohis SMA Negeri 1 Kota Mungkid berkolaborasi mengadakan Pelatihan Kurban 2026 pada hari Jumat, 29 Mei 2026, mulai pukul 07.00–14.00 WIB. Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan sekolah ini berisi kajian fikih Kurban, pelatihan penyembelihan hewan Kurban sesuai syariat, serta berbagai lomba yang bertujuan meningkatkan kekompakan dan kerja sama antarsiswa.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 H dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang ibadah Kurban, menumbuhkan kepedulian, serta mempererat kerja sama dan kekompakan antarsiswa. Melalui kajian fikih Kurban, pelatihan penyembelihan, dan berbagai lomba, peserta diharapkan memperoleh pengalaman serta pengetahuan baru yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu peserta, Khumaira Hernyta Mujiati (XI I) mengungkapkan bahwa bagian paling seru dari pelatihan Kurban adalah saat berbagai lomba dilaksanakan. Menurutnya, kegiatan tersebut membuat suasana menjadi lebih ramai, seru, dan menyenangkan bagi seluruh peserta.

Khumaira juga mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru selama mengikuti kegiatan tersebut. Ia merasakan adanya kerja sama yang baik dalam satu kelas, terutama saat mempersiapkan lomba menghias kelas dan mading. Kekompakan kelas juga terlihat ketika seluruh siswa bersama-sama menyiapkan berbagai kebutuhan lomba, termasuk lomba memasak. Selain itu, ia menjadi lebih memahami tata cara penyembelihan hewan Kurban yang sesuai dengan syariat Islam.

Menurut Khumaira, pelatihan Kurban ini sangat asyik dan bermanfaat. Selain adanya berbagai lomba yang membuat kegiatan semakin menarik, momen menghias kelas dan membuat mading juga mempererat kekompakan antarsiswa karena dikerjakan bersama-sama. Ia juga merasa kegiatan ini menambah wawasan mengenai fikih Kurban melalui kajian yang diadakan di mushola sekolah serta praktik penyembelihan hewan Kurban yang berlangsung selama kegiatan.

Sementara itu, Bapak Imam Satria, S.Pd.I., selaku salah satu pendamping kegiatan, mengungkapkan bahwa pada awalnya terdapat beberapa peserta yang merasa enggan dan kurang nyaman saat melihat proses penyembelihan hewan Kurban secara langsung. Namun, menurut beliau hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar karena tidak semua orang terbiasa melihat darah maupun proses pemotongan hewan.

Pak Imam juga bersyukur dapat terlibat dalam kegiatan tersebut karena turut memberikan manfaat bagi dirinya. Ia merasa pengetahuan dan keterampilannya semakin bertambah setelah mendampingi pelatihan Kurban. Selain itu, beliau menjadi lebih percaya diri dalam keterlibatan pelaksanaan Kurban dan semakin memahami aspek-aspek penting yang harus diperhatikan selama proses berlangsung, seperti syariat, kebersihan, dan keselamatan kerja.

Tim Liputan @jurnalistiksmansakokid:
Zerlina Ratnadewanti (XI I)
Yusliva Azqila Khusna (X G)

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

Yang mungkin Anda sukai

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in:Berita