Berita

Menutup Tahun Ajaran Dengan Karya Nyata, Mengabdi Dengan Jiwa Pramuka Kembara

Kota Mungkid – Dalam rangka menutup tahun ajaran dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, Pramuka menggelar kegiatan Kembara (Kemah Besar Pramuka Berkarya Nyata) yang dilaksanakan pada tanggal 29 April–1 Mei 2026 di Bumi Perkemahan Gedongan.

Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemandirian, tanggung jawab, kepemimpinan, serta kerja sama antarpeserta. Selain itu, Kembara juga menjadi tempat bagi anggota pramuka untuk mengembangkan kreativitas, kedisiplinan, dan jiwa sosial melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat dan edukatif. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh peserta dapat memperoleh pengalaman baru, mempererat solidaritas, serta menanamkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Kak Beni Kurniawan selaku pembina pramuka, kegiatan Kemah Besar tahun ini berjalan dengan lancar meskipun terdapat beberapa kendala pada beberapa agenda kegiatan akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung. Hal tersebut menyebabkan beberapa kegiatan tidak dapat berlangsung sesuai dengan rencana yang telah disusun sebelumnya.

Kak Beni juga menyampaikan bahwa Kemah Besar memiliki banyak manfaat penting bagi para peserta. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat menjadi pribadi yang lebih mandiri, bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu bekerja sama dengan baik. Hal ini karena selama kegiatan kemah berlangsung, peserta berada jauh dari orang tua, jauh dari gadget dan media sosial, serta jauh dari kenyamanan rumah. Dengan begitu, kegiatan Kemah Besar diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga sekaligus menanamkan nilai kemandirian, tanggung jawab, kepemimpinan, dan kerja sama antar peserta.

Selain itu, Kak Beni berharap setelah mengikuti Kemah Besar, para siswa mampu menyerap berbagai pembelajaran yang diperoleh selama kegiatan berlangsung dan dapat menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat. Pengalaman yang didapatkan dari kegiatan ini diharapkan menjadi bekal yang bermanfaat bagi peserta di masa mendatang.

Meskipun cuaca sering tidak menentu, hal tersebut tidak melunturkan semangat para siswa, salah satunya Syafiqa Annisa Azzahra dari kelas X E. Syafiq menceritakan bahwa kemah tahun ini terasa sangat seru karena kebersamaannya yang sangat kuat. “Walaupun banyak kegiatan yang sempat tertunda karena hujan, tapi justru di situ serunya. Kita jadi punya waktu buat ngobrol lebih dekat sama teman-teman se-regu di dalam tenda,” ungkapnya.

Baginya, tantangan jauh dari orang tua dan tanpa gadget justru menjadi momen pembuktian bahwa mereka bisa lebih mandiri dan bertanggung jawab. Ia juga merasa bangga karena bisa belajar memimpin dan bekerja sama dalam kondisi apa pun. Syafiq berharap pengalaman berharga selama kegiatan kemah ini dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari setelah pulang dari perkemahan.

Tim Liputan @jurnalistiksmansakokid:
Zerlina Ratnadewanti (XI I)
Titian Ulinuha Buchori (X I)

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

Yang mungkin Anda sukai

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in:Berita