Berita

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Duta Adiwiyata SMAN 1 Kota Mungkid Lakukan Aksi Nyata di Lapangan Supardi

Kota Mungkid — Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengundang Duta Adiwiyata SMAN 1 Kota Mungkid untuk berpartisipasi dalam aksi nyata penyelamatan bumi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Supardi pada Sabtu (06/06/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, para peserta melakukan aksi bersih-bersih lingkungan, pengelolaan sampah, serta kampanye edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam. Melalui keterlibatan Duta Adiwiyata SMAN 1 Kota Mungkid, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Nurrizqi Ramadhan (XI A), salah satu peserta dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, menilai bahwa tantangan terbesar dalam menjaga lingkungan adalah membangun kemauan dan menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai prioritas. Menurutnya, generasi saat ini menghadapi banyak distraksi sehingga menjaga kesadaran lingkungan secara konsisten menjadi lebih sulit dibandingkan sebelumnya.

Sebagai bentuk kepedulian, Nurrizqi mengikuti kegiatan penanaman dan perawatan tanaman untuk membantu mengurangi dampak perubahan iklim. Ia juga berupaya mengurangi food waste dengan tidak membuang makanan yang masih layak dikonsumsi. Melalui kegiatan ini, Ia berharap semakin banyak orang dapat belajar menghargai dan menjaga lingkungan sebagaimana mereka menghargai sesama manusia.

Fatchiatul Ummah., S.Pd juga menyampaikan bahwa tantangan terbesar dalam menjaga lingkungan saat ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengurangan sampah. Menurutnya, perkembangan media sosial dan tren fast fashion mendorong banyak orang untuk membeli barang secara impulsif sehingga jumlah sampah yang dihasilkan semakin meningkat. Selain itu, kesadaran masyarakat untuk memilah sampah dari rumah juga masih rendah karena sebagian besar masih mengandalkan petugas kebersihan untuk melakukan pemilahan.

Sebagai pembina, Fatchiatul Ummah, S.Pd. menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, mulai dari produsen, distributor, konsumen, hingga pemerintah. Menurutnya, setiap pihak perlu berperan dalam mengurangi limbah dan sampah yang dihasilkan. Ia juga mengajak generasi muda untuk berkontribusi melalui langkah sederhana, seperti menghemat energi, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, menghabiskan makanan, dan menanam pohon. Ia berharap kesadaran menjaga lingkungan dapat ditanamkan sejak dini dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Tim Liputan @jurnalistiksmansakokid:

Atha Myiesha Gantari (X J)
Adinda Aurel Ramadhani(X F)

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

Yang mungkin Anda sukai

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in:Berita